BAKAUHENI - Dini hari sekitar pukul 00.15 WIB, biasanya para pejabat sudah empuk di kasur hotel atau minimal di rumah dinas. Tapi tidak dengan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, ia malah memilih "nongkrong" di tempat yang agak kurang biasa, pinggir kapal, di Pelabuhan Bakauheni, Rabu (18/03/2026).
Suasana di pelabuhan memang lagi rame-ramenya, bukan karena dugem, tapi karena arus mudik motor lagi padat merayap. Di tengah hiruk-pikuk mesin dan aroma khas knalbot, Bupati satu ini keluar dari zona nyaman. Sambil nyelip di antara motor, beliau menyapa satu per satu pemudik dengan gaya yang hangat-bukan hangat karena mesin motor, tapi hangat karena sikap.
Egi mengaku sedikit melted alias lemas, tapi bukan karena kurang tidur. Ia terharu melihat kegigihan para pemudik yang nekat boncengan sampai bertumpuk-tumpuk demi bisa ketemu sanak saudara.
"Alhamdulillah, saya senang melihat masyarakat yang naik sepeda motor tetap semangat pulang ke kampung halaman. Saya doakan perjalanannya aman, selamat sampai tujuan, dan semua bisa berkumpul dengan bahagia bersama keluarga," ujarnya dengan mata sedikit berkaca-kaca—entah karena haru atau karena debu pelabuhan.
Momen paling Instagramable terjadi ketika Egi menyapa satu keluarga yang boncengan empat. Ya, empat. Sekali bonceng muat untuk satu grup kecil. Tujuannya sampai Pringsewu. Dengan logat khas anak muda, Egi nanya, "Capek nggak?"
Dijawab dengan semangat 45, "Enggak Pak, saya semangat!"
Nah, dari sinilah kemudian Bupati yang lagi begadangan ini memberi wejangan bijak ke pengendara.
“Kalau merasa capek, istirahat dulu, jangan dipaksakan. Yang paling penting mudiknya aman, selamat sampai kampung halaman, dan keluarga di sana juga bahagia,” pesannya, sambil mungkin membayangkan betapa repotnya kalau sampai ada pemudik yang masuk rumah sakit.
Untuk urusan teknis, Pemkab Lamsel rupanya sudah siap tempur. Posko kesehatan dan posko keamanan udah dipasang di titik-titik strategis. Lampu penerangan jalan juga lagi dikebut biar para pemudik nggak kaget lihat jalan berlubang atau sekadar biar makin romantis kalau lewat malam hari.
“Dalam beberapa hari ke depan, kami terus memperbaiki penerangan jalan umum agar masyarakat bisa mudik dengan lebih aman dan nyaman,” janji Egi.
Jadi, kalau nanti malam kamu lihat pejabat berdiri di pinggir jalan sambil nyapa pemudik, jangan kaget. Itu bukan caleg lagi kampanye, tapi bupati yang beneran peduli sama warganya—meskipun harus begadang sampai subuh. (*)
