Iklan

Iklan

,

Iklan

"Jaga Lamban, Jaga Lampung Selatan": Kapolres Cup 2026 Resmi Bergulir

11 Mei 2026, 16:21 WIB


KALIANDA, Lampung Selatan – Semangat kebersamaan dan sportivitas mewarnai pembukaan Turnamen Sepak Bola Kapolres Cup 2026 yang digelar di Stadion Radin Intan, Kalianda, pada Senin (11/5/2026).

Turnamen ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, dengan tema penuh makna: "Jaga Lamban, Jaga Lampung Selatan".

Kehadiran peserta dari kategori usia 40 tahun ke atas serta adik-adik pelajar membuat lapangan hijau itu terasa meriah. Namun, yang paling ditekankan dalam sambutan Kapolres Lampung Selatan, AKBP Toni Kasmiri, S.H., S.I.K., M.H., adalah esensi utama dari kompetisi ini: bukan sekadar menang atau kalah, melainkan mempererat tali persaudaraan.

"Terima kasih kepada panitia dan seluruh peserta, baik dari kalangan usia 40 tahun maupun adik-adik pelajar, atas partisipasinya. Kompetisi ini kita adakan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 untuk mempererat silaturahmi, bukan untuk ajang perkelahian," tegas Kapolres di hadapan para pemain dan official tim.

Dengan nada ringan namun tegas, AKBP Toni Kasmiri menyindir pentingnya kedewasaan dalam bertanding.

"Kalah menang itu biasa. Karena itu kita sengaja buat kategori usia 40 tahun ke atas untuk menghindari konflik di lapangan. Kalau yang masih umur 20-an, cukup ikut Liga 1 atau Liga 2 saja. Intinya, kompetisi ini ajang silaturahmi. Kita buat senang-senang, biar sehat," ujarnya disambut tawa dan tepuk tangan peserta.

Salah satu keunikan turnamen tahun ini adalah sistem setengah kompetisi yang diterapkan. Kapolres bilang, semua tim bisa berkesempatan main lebih dari satu kali, sehingga masing-masing tim bisa bertanding lebih lama.

"Jangan sampai sekali kalah langsung selesai. Kita kasih kesempatan dua hingga tiga kali. Jadi betul-betul sehat, dan semua tim bisa menikmati pertandingan lebih lama," katanya.

Turnamen Kapolres Cup 2026 ini diharapkan tidak hanya melahirkan juara lapangan, tetapi juga memperkokoh rasa aman dan persaudaraan di masyarakat Lampung Selatan.

"Pertama yang kita harapkan adalah keselamatan dan keamanan. Kedua, agar rekan-rekan semua saling kenal dan terus jalin silaturahmi," pungkas Kapolres.

Dengan semangat "Jaga Lamban, Jaga Lampung Selatan", bola mulai ditendang, peluit dibunyikan, dan kompetisi pun resmi bergulir—bukan sekadar mencari pemenang, tapi merayakan kebersamaan dalam bingkai Bhayangkara ke-80. (Red)

Iklan