Iklan

Iklan

,

Iklan

Sedekah Bumi Desa Sumur Kumbang Dihadiri Bupati Lamsel

31 Juli 2026, 16:13 WIB


KALIANDA – Hujan yang mengguyur Desa Sumur Kumbang, Jumat pagi (31/7/2026), tak menyurutkan semangat warga mengikuti tradisi Sedekah Bumi atau Paperahan yang telah berlangsung 206 tahun sejak 1820.

Kehadiran Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, sejak pagi hingga acara usai menambah semarak perayaan tersebut. Setelah hujan reda, antusiasme masyarakat justru semakin terasa mengikuti setiap prosesi sebagai ungkapan syukur dan kecintaan terhadap warisan leluhur.

Bupati Egi disambut akrab oleh warga yang bergotong royong mempersiapkan acara. Kehadirannya dinilai sebagai bentuk perhatian dan dukungan nyata Pemkab Lampung Selatan terhadap pelestarian budaya lokal.

Kepala Desa Sumur Kumbang, Armad, menyampaikan apresiasinya.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lampung Selatan beserta seluruh jajaran. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan tradisi turun-temurun yang harus terus dijaga. Bagi kami, Sedekah Bumi adalah wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat rezeki, hasil panen, dan kesehatan yang telah diberikan," ujar Armad.

Warga Nur Astuti mengaku terharu karena baru pertama kali tradisi ini dihadiri langsung bupati.

"Alhamdulillah tahun ini Pak Bupati hadir. Kami sangat berterima kasih karena Pak Bupati telah memberikan dukungan dan semangat kepada masyarakat untuk terus melestarikan tradisi Sedekah Bumi ini," katanya.

Pemuda desa, Agus, menilai kehadiran bupati menjadi dorongan moral bagi generasi muda.

"Kami senang dan bangga karena Pak Bupati bisa hadir langsung di tengah masyarakat. Kehadiran beliau menjadi motivasi bagi kami sebagai generasi muda untuk terus menjaga tradisi ini agar tidak hilang dan tetap dikenal oleh anak cucu nanti," ujarnya.

Masyarakat berharap dukungan Pemkab Lamsel terhadap pelestarian budaya lokal terus berlanjut agar tradisi Sedekah Bumi tetap lestari dan menjadi kebanggaan daerah. (Nsy-Kmf)

Iklan