Iklan

Iklan

,

Iklan

Piala Soeratin U-13 & U-15 Resmi Bergulir di Kalianda, Target Bangkitkan Gairah Sepak Bola Usia Dini

23 Juli 2026, 10:13 WIB


KALIANDA – Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Piala Soeratin tingkat regional Kabupaten Lampung Selatan digelar di Stadion Radin Inten Kalianda, Kamis (23/7/2026). Turnamen bergengsi bagi usia muda ini diikuti oleh 6 tim kategori U-15 dan 7 tim kategori U-13.

Pembukaan turnamen berlangsung sederhana namun penuh semangat, ditandai dengan tendangan bola perdana oleh perwakilan Exco PSSI Lampung Selatan bidang kompetisi, Almidin, yang mewakili Ketua PSSI setempat, Wawan Nur Ikhsan. Pembukaan juga dihadiri Sekretaris PSSI Lampung Selatan, Rela Setia dan Exco PSSI Lampung Selatan bidang pembinaan usia dini dan sepak bola wanita, Lina Suntoro, dan 

Di balik pemilihan Kalianda sebagai tuan rumah, ada misi besar yang digaungkan. Almidin menyebut, keputusan ini sengaja diambil untuk "menghidupkan kembali" denyut sepak bola sejak dini di wilayah yang selama ini masih sepi prestasi dan pembinaan.

"Sengaja kita minta digelar di Kalianda agar ke depannya gairah sepak bola sejak dini terus dapat tumbuh. Saya nilai untuk wilayah Sidomulyo, Kalianda sampai Bakauheni, Sekolah Sepak Bola (SSB)-nya masih minim. Ini berbeda jauh dengan wilayah Natar, Tanjung Bintang, dan Jati Agung yang sudah lebih maju," ujar Midin di sela-sela pembukaan.

perwakilan Exco PSSI Lampung Selatan bidang kompetisi, Almidin

Melalui turnamen ini, Midin berharap muncul efek domino yang positif. Ia menargetkan lahirnya SSB-SSB baru di kawasan selatan Lampung, sekaligus menjadi wadah bagi anak-anak berbakat yang selama ini mungkin belum terpantau.

"Kami tidak ingin talenta muda di daerah selatan hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri. Lewat Piala Soeratin ini, kami ingin tunjukkan bahwa Kalianda juga layak menjadi pusat pertumbuhan sepak bola," tegasnya.

Suasana Stadion Radin Inten pun terlihat semarak. Para orang tua dan warga sekitar tampak antusias menyaksikan aksi-aksi kecil para pemain muda yang bertarung memperebutkan tiket menuju babak selanjutnya.

Turnamen ini menjadi titik awal sejarah baru bagi sepak bola Lampung Selatan, khususnya di jalur selatan yang selama ini kerap terpinggirkan.

Gelaran turnamen langsung diuji ketat sejak pertandingan perdana. Di kategori U-13, SSB LCM asal Kecamatan Natar harus puas berbagi angka dengan Dahana FC dari Kecamatan Palas. Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga peluit panjang berbunyi, sebuah hasil yang menunjukkan bahwa persaingan sejak dini sudah berjalan seimbang dan sengit.

Sementara di kategori U-15, persaingan kian panas menyambut sore hari. Empat tim unggulan saling berhadapan dalam duel yang tak kalah seru. SSB Gemas (Natar) berhadapan dengan Tanjung Bintang Putera, sedangkan SSB Radin Inten asal Kalianda harus bertemu dengan lawan tangguh, Sedulur Fc dari Natar. Dua laga ini menjadi ujian awal bagi kekuatan sepak bola muda di wilayah selatan. (*)

Iklan