Iklan

Iklan

,

Iklan

Jaga Denyut Nadi Penerbangan Nasional: HKA Lakukan Perawatan Intensif Apron Bandara Halim

30 Juni 2026, 19:53 WIB

JAKARTA – Sebagai salah satu gerbang utama langit Ibu Kota, Bandara Internasional Halim Perdanakusuma memikul peran ganda, melayani penerbangan komersial, aktivitas militer, hingga operasi kenegaraan yang sarat protokol. Di balik padatnya jadwal lalu lintas udara, satu hal yang tak bisa ditawar—kondisi apron di depan hanggar harus selalu prima. Di sanalah pesawat bersiap parkir, bermanuver, dan memulai misi penerbangannya.

Menjawab tantangan itu, PT Hakaaston (HKA) tengah bertungkus lumus melakukan pemeliharaan berkala melalui pengaspalan ulang (paving work) di area apron Bandara Halim Perdanakusuma. Proyek ini menyasar titik-titik pelataran hanggar dengan intensitas beban statis pesawat tertinggi, yang selama ini menerima tekanan berat dari roda-roda pesawat berbadan lebar.

Luas area yang ditangani mencapai 12.500 meter persegi, dan seluruh rangkaian pengerjaan berlangsung intensif—dengan target rampung dalam waktu kurang dari satu minggu. Kecepatan ini bukan tanpa alasan, HKA berkomitmen meminimalkan gangguan terhadap jadwal penerbangan, sehingga operasional bandara tetap melaju tanpa hambatan berarti.

Kualitas menjadi harga mati. HKA menjaga mutu material aspal secara ketat sejak dari Unit Produksi (UP) Jabodetabek hingga proses penghamparan di lapangan. Di lokasi proyek, tim teknis secara berkala melakukan uji kepadatan dan kerataan permukaan, memastikan setiap sentimeter hasil pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis transportasi udara. Demi efisiensi, armada pengangkut aspal pun dijadwalkan sejak pagi, selaras dengan window time operasional bandara.

Hasil akhir yang ditargetkan: apron hanggar yang lebih stabil, kuat menahan beban statis berat pesawat saat parkir, dan tahan terhadap tekanan manuver harian. Untuk memastikan keandalan itu, HKA mengaplikasikan 1.138 ton material aspal AC-WC Pen 60/70 pada lapisan permukaan atas (wearing course). Spesifikasi ini dipilih secara khusus—bukan hanya untuk memperkuat struktur, tetapi juga mencegah kerusakan dini akibat paparan suhu mesin dan ceceran fluida pesawat di sekitar hanggar.

Direktur Operasi HKA, Martin Nababan, menegaskan pentingnya pekerjaan ini bagi keberlanjutan fasilitas udara nasional.

“Bandara Halim Perdanakusuma melayani berbagai penerbangan penting dan strategis. Oleh karena itu, kondisi perkerasan apron di depan hanggar harus selalu berada di performa terbaik. Kami memastikan seluruh proses pengaspalan ini mengikuti prosedur teknis yang ketat agar memberikan keandalan optimal bagi operasional perawatan dan parkir armada maskapai,” ujar Martin.

Dengan pendekatan pemeliharaan berkala dan pengawasan mutu yang superketat, HKA bertekad menjaga apron Hanggar Bandara Halim Perdanakusuma tetap andal—sebagai fondasi keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan. Seluruh pekerjaan pun dibingkai dalam ikrar DMS (Disiplin, Melayani, Selamat), menjamin keselamatan kerja dan hasil akhir yang memenuhi standar tertinggi.

Langkah ini menjadi bagian dari transformasi berkelanjutan HKA menuju visi besar: Indonesia's Most Valuable Infrastructure Asset Management (IM-V-IAM). (*)

Iklan