BAKAUHENI – Siaga darurat bukan sekadar teori, tapi aksi nyata. Itulah yang diusung PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB) bersama PT Hakaaston (HKA) dalam simulasi pemadaman kebakaran menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) jenis CO₂ dan Powder. Kegiatan ini digelar di Kantor Bakauheni Selatan pada Jumat (5/6) lalu.
Simulasi ini melibatkan karyawan Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) dari Divisi Layanan Lalu Lintas dan Divisi Layanan Transaksi Ranting 1. Tak sekadar seremonial, acara ini merupakan bagian dari program rutin pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) perusahaan yang bertujuan membekali setiap karyawan dengan pengetahuan dan keterampilan dasar menghadapi situasi darurat, terutama kebakaran.
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya diingatkan kembali tentang jenis-jenis APAR dan fungsinya, tetapi juga mendapatkan pemahaman mendalam tentang tata cara penggunaan APAR CO₂ dan Powder yang benar dan aman, alat yang umum ditemukan di perkantoran maupun area operasional jalan tol. Para karyawan pun diberi kesempatan mempraktikkan langsung pemadaman api, sehingga ilmunya tidak hanya di kepala, tapi juga terasa dalam tindak nyata.
Lebih dari sekadar teknis, simulasi ini juga menekankan pentingnya mengendalikan emosi dan mengurangi kepanikan saat darurat melanda. Dengan pemahaman yang matang dan latihan berkelanjutan, karyawan diharapkan mampu bertindak lebih tenang, cepat, dan tepat dalam langkah awal penanganan kebakaran sebelum api membesar.
Direktur Utama BTB, I Wayan Mandia, menegaskan bahwa simulasi ini adalah wujud nyata komitmen perusahaan dalam membangun budaya keselamatan di lingkungan kerja.
“Keselamatan merupakan prioritas utama perusahaan. Melalui simulasi tanggap darurat ini, kami ingin memastikan seluruh karyawan memahami prosedur dasar penanganan kebakaran dan mampu merespons situasi darurat secara sigap serta tidak panik. Kesiapan sumber daya manusia menjadi kunci penting dalam meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan,” ujar I Wayan Mandia.
Ia menambahkan, BTB akan terus menjalankan berbagai program edukasi, sosialisasi, dan pelatihan keselamatan kerja secara berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan upaya perusahaan menjaga keandalan layanan jalan tol sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman.
Dengan terselenggaranya simulasi ini, perusahaan berharap seluruh karyawan Ruas BTB makin peduli terhadap keselamatan kerja, memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam kondisi darurat, serta mampu menerapkan standar K3 secara konsisten di seluruh area operasional. (*)
