Iklan

Iklan

,

Iklan

Bukan Cuma soal Asap, PT BTB Buka Suara soal Dua Titik Api dan Insiden KM 132

20 Oktober 2026, 22:29 WIB

Petugas Patrol Tol BTB melakukan pengaturan pengalihan arus lalu lintas ke GT Gunung Sugih, Minggu (18/10) | dok.PT BTB

BANDAR LAMPUNG – Di tengah kabar simpang siur, PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (PT BTB) akhirnya angkat bicara. Meluruskan informasi, manajemen menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat menangani asap yang sempat melanda ruas tol, sekaligus mengklarifikasi insiden kecelakaan yang terjadi di lokasi yang sama.

Diketahui, asap yang mengganggu pengguna jalan pada Minggu (18/10) lalu ternyata berasal dari dua titik kebakaran berbeda yang berjarak sekitar 24 kilometer. Titik pertama berada di luar area Right of Way (ROW) KM 132+000 Jalur B (sisi TPA Bandar Jaya), sementara titik kedua berada di KM 107+400.

Untuk meminimalisasi dampak, PT BTB tidak bekerja sendiri. Sinergi dilakukan dengan mendatangkan total tujuh mobil tangki air (water tank) dari berbagai instansi, termasuk DLH dan Damkar Lampung Tengah. Petugas gabungan LJT, PJR, dan BKO juga diterjunkan untuk melakukan rekayasa lalu lintas, buka tutup arus, hingga penyempitan lajur demi menjaga keselamatan pengendara.

Terkait insiden kecelakaan truk dan Toyota Rush di KM 132 Jalur B, PT BTB memastikan telah menyerahkannya kepada pihak kepolisian. Menanggapi hal ini, Direktur PT BTB, Charles Giroth, menegaskan komitmennya.

"Keselamatan pengguna jalan adalah prioritas utama kami. Kami memahami kekhawatiran masyarakat, dan kami menjelaskan langkah yang sudah dilakukan secara terbuka," ujar Charles.

PT BTB juga menyoroti potensi misinterpretasi terkait lokasi sumber api. Pihaknya menyayangkan jika penyebutan TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) dalam pernyataan awal disalahartikan sebagai upaya mengalihkan tanggung jawab. Meski kebakaran lahan berada di luar ROW, tanggung jawab keselamatan di jalan tol tetap dijalankan secara penuh.

Ke depan, PT BTB berkomitmen memperkuat koordinasi dengan DLH dan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah untuk memitigasi risiko dari area TPA yang berdekatan dengan ruas tol.

Bagi pengguna jalan, PT BTB mengimbau untuk terus berhati-hati, mengurangi kecepatan, dan mematuhi arahan petugas serta informasi dari Variable Message Sign (VMS) saat melintasi area yang masih terdampak asap. (*)

Iklan