Iklan

Iklan

,

Iklan

Menutup Semua Laporan dengan Tuntas: Komitmen Lamsel dalam Good Governance Berbuah Pengakuan Tertinggi

17 Januari 2026, 22:46 WIB


KALIANDA – Komitmen Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dalam membangun tata kelola pemerintahan yang good dan transparan, kembali dapat piagam. Sebuah benda yang konon bisa memperkuat aura good governance di ruang kerja.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan resmi menjadi kolektor Piagam Penghargaan dari Gubernur Lampung. Ijazah ini diberikan atas prestasi mereka menyelesaikan 100 persen tindak lanjut hasil pengawasan tahun 2024. Sebuah angka bulat yang lebih langka daripada stok sembako murah menjelang lebaran.

Penyerahan piagam yang bersejarah itu dilakukan oleh Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, kepada Inspektur Kabupaten setempat, Badruzzaman, dalam sebuah rapat koordinasi di Gedung Pusiban. “Ini bukan sekadar serah-terima, tapi pengakuan bahwa kami bisa menuntaskan PR dari atasan,” kira-kira begitu makna tersiratnya.

Inspektur Badruzzaman, yang kini memegang bukti fisik bahwa daerahnya ‘lulus ujian’, menjelaskan bahwa penghargaan ini adalah hasil evaluasi sepanjang 2024. “Capaian tersebut menunjukkan kesungguhan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil pengawasan secara tepat waktu, tuntas, dan akuntabel,” ujarnya. Atau dengan kata lain, tidak ada yang kabur atau ‘hilang’ di tengah jalan.

“Keberhasilan ini mencerminkan komitmen kuat Pemkab Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati M. Syaiful Anwar dalam memastikan seluruh rekomendasi hasil pengawasan dapat ditindaklanjuti secara menyeluruh,” tambah Badruzzaman.

Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi bagian penting dari upaya berkelanjutan Pemkab Lampung Selatan dalam membangun pemerintahan yang bersih, profesional, dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat sistem pengawasan internal sebagai fondasi peningkatan kualitas pelayanan publik.

Menurut Badruzzaman, penghargaan ini tidak hanya bernilai administratif. “Tetapi juga menjadi indikator meningkatnya kualitas tata kelola pemerintahan daerah serta kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah,” paparnya.

“Ke depan, prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan integritas, kinerja, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan,” kata Badruzzaman menutup wawancara, sambil berharap motivasi tersebut juga berlaku untuk mengisi e-kinerja tepat waktu. (Kmf/*)

Iklan