Iklan

Iklan

,

Iklan

Bupati Egi Turun Pasar, Harga Sembako Aman, Kecuali Daging yang Naik Tipis-Tipis

16 Maret 2026, 15:52 WIB


NATAR – Senin (16/3/2026), Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama melakukan aksi dadakan yang bikin heboh Pasar Natar. Bukan untuk belanja bulanan, orang nomor satu di Lamsel ini turun langsung ke lapak-lapak pedagang buat memastikan harga sembako jelang Lebaran nggak bikin masyarakat menarik napas panjang.

Dengan gaya yang kalem tapi peduli, Bupati Egi menyusuri lorong pasar, menyapa para pedagang, sekalian cuci mata-mata kepala melihat stok pangan, tentunya. Ia berdialog dengan para pedagang sembako dan pembeli, seolah jadi mystery shopper dadakan.

“Hari ini kita melakukan pengecekan langsung harga bahan pokok di Pasar Natar. Dari hasil pemantauan, sebagian besar harga sembako masih relatif stabil,” ujar Egi, lega.

Kegiatan blusukan ini adalah cara Pemkab Lampung Selatan untuk memastikan harga pangan nggak meroket seperti balon udara. Pengecekan dilakukan secara berkala agar masyarakat tetap bisa tersenyum sembari masak rendang.

Namun, yang paling bikin pasar gempar bukan cuma kunjungannya. Di sela-sela dialog, Bupati Egi tiba-tiba jajan sayur mayur. Tapi, jangan salah, sayur itu nggak dibawa pulang buat masak di rumah. Ia langsung membagikannya ke warga yang sedang belanja. Reaksi masyarakat? Antusias! Mungkin mereka pikir ini bagi-bagi sembako versi dadakan.

Lantas, gimana kabar harga sembako? Masih normal, tapi ada sedikit drama. Bupati Egi melaporkan bahwa ayam potong yang biasanya Rp35 ribu per kilogram, kini merangkak naik ke Rp40 ribu. Sementara daging sapi yang tadinya Rp125 ribu, sekarang main di angka Rp130 ribu sampai Rp140 ribu per kilogram.

“Memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, tetapi masih dalam rentang yang normal. Insyaallah harga masih dalam batas normal dan tidak akan mengalami lonjakan yang terlalu tinggi,” jelas Egi, sambil mungkin berharap harga ayam nggak ikut-ikutan tiket konser.

Pedagang setempat, Muis, juga membenarkan bahwa kondisi pasar masih aman-aman saja. "Kalau secara umum masih stabil, hanya beberapa barang saja yang naik sedikit," ujarnya, santai.

Dengan blusukan ini, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa masyarakat bisa menjalani Ramadan dan Lebaran tanpa pusing mikirin harga tomat yang kadang lebih galak dari macan. Semoga sampai Idulfitri nanti, harga-harga tetap bisa diajak kompromi. (*)

Iklan